DAERAH
Dua Pejabat Kejari Batanghari Dimutasi, Kajari: Saya Ingin Kejari SIGAP
detail.id/, Batanghari – Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia kembali melakukan gelombang mutasi besar-besaran. Kejaksaan Negeri (Kejari) Batanghari, Jambi, kebagian jatah dua pejabat.
Serah terima dan pelantikan pejabat berlangsung di Aula Kejari Batanghari, Senin 1 Agustus 2020. Dua pejabat ini adalah Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Bambang Irawan serta Kasi Pemeriksa, Muhamad Heriadi.
Bambang Irawan dapat kursi anyar Kasi Pidsus Kejari Liwa, Lampung. Pengganti dia bernama Achmad Fariasnyah. Muhamad Heriadi juga dapat kursi anyar Kasi Pidsus Kejari Bau-Bau, Sulawesi Tenggara. Pengganti dia bernama Primanda.
Kajari Batanghari Dedy Priyo Handoyo dalam sambutan mengatakan, mutasi dan promosi jabatan dalam tubuh Adhyaksa merupakan hal biasa. Priyo mengucapkan selamat bergabung kepada pengganti Bambang Irawan dan Muhamad Heriadi.
“Atas nama pribadi, keluarga dan institusi mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi selama bertugas di Kejari Batanghari,” kata Priyo penuh haru.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Khusus pejabat baru, Priyo ingin segera beradaptasi dengan lingkungan Kejari Batanghari dan bekerja profesional sesuai dengan tugas masing-masing. Paling utama adalah jaga kekompakan antar sesama Jaksa.
“Saya ingin wujudkan Kejari Batanghari menjadi Kejari yang SIGAP (Santun, Integritas, Gemilang, Akuntabel dan Profesional),” ucap Priyo.
Tugas Kejari Batanghari kedepan tak mudah. Impian menjadi WBK (Wilayah Bebas Korupsi) belum terwujud. Priyo optimis bisa meraih predikat WBK di bawah kepemimpinannya. Apalagi kalau semua pegawai Kejaksaan peduli terhadap kantor.
“Coba lihat, banyak orang-orang maju karena memperhatikan kantor. Mereka mencurigakan tenaga dan pikiran untuk Kantor,” ujarnya.
Priyo akan melakukan evaluasi kinerja seluruh pegawai Kejari Batanghari. Dia ingin Kejari Batanghari jadi parameter bagi Kejari daerah lain dalam wilayah Provinsi Jambi. Tentu, kekompakan semua pihak sangat menentukan tercapainya cita-cita mulia ini.
“Selama enam bulan bertugas di Kejari Batanghari, saya memperhatikan situasi dan kondisi Kejaksaan belum efektif karena ada pembangunan kantor baru,” katanya.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan pengantar tugas Jaksa Fungsional, Carles Aprianto dengan jabatan baru sebagai Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari OKU Timur, Sumatera Selatan.
Bambang Irawan dalam sambutan mengatakan rekan-rekan Jaksa dan pegawai harus peka dan kompak menjalani tugas. Dia merasa kecewa perilaku antara junior terhadap senior tak harmonis.
“Hormati dan hargai pimpinan serta senior. Mohon ijin bapak Kajari, hari ini sengaja saya buka suara demi kebaikan Kejari Batanghari kedepan,” ucap Bambang.
Bambang mengucapkan terima kasih kepada Dedy Priyo Handoyo atas nasehat, pengalaman serta ilmu yang diberikan selaku pimpinan. Menurut dia, arahan pimpinan salah satu indikator seorang Jaksa meraih kesuksesan.
“Mohon maaf apabila selama bertugas melakukan kesalahan sengaja maupun tidak sengaja kepada sesama Jaksa dan seluruh pegawai,” katanya.
[jnews_element_newsticker newsticker_title=”Baca Juga ” newsticker_icon=”empty” enable_autoplay=”true” number_post=”7″ post_offset=”1″]
Senada disampaikan Muhamad Heriadi. Permohonan maaf dan ucapan terima kasih dia katakan kala sambutan dihadapan Kajari dan pejabat serta pegawai Kejari Batanghari. Selama dua tahun bertugas, dia berujar Kejari Batanghari merupakan keluarga kedua.
“Kalau ada rekan-rekan berkunjung ke Sulawesi Tenggara, hubungi saya. Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan,” ucap Heriadi.
DAERAH
Pukul Bedug dan Lepas Pawai Takbir, Bupati M. Syukur Ajak Pemuda Jaga Tradisi dan Inovasi
DETAIL.ID, Merangin – Suara gema takbir membahana di pusat Kota Bangko saat Bupati Merangin, M. Syukur, secara resmi membuka perayaan malam kemenangan.
Prosesi ini ditandai dengan pemukulan bedug dan pelepasan rombongan pawai takbir keliling menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat malam, 20 Maret 2026.
Acara yang dipusatkan di jalur dua depan Kantor Diskominfo Merangin ini dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Merangin, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Agama, Danyon Brimob, serta Para Kepala OPD, tokoh masyarakat dan pemuka agama Kabupaten Merangin.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan bahwa malam takbiran merupakan momentum sakral untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Namun, di balik kemeriahan lampu dan konvoi kendaraan, ia menekankan pentingnya esensi silaturahmi.
“Malam takbiran ini bukan hanya tentang kemeriahan atau pawai yang indah. Ini adalah momentum bagi kita untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan menjaga kekompakan seluruh masyarakat Merangin,” ujar M. Syukur.
Secara khusus, Bupati menitipkan pesan mendalam bagi generasi muda di Kabupaten Merangin. Ia berharap pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan, tetapi menjadi aktor intelektual yang mampu menyeimbangkan nilai luhur dengan modernitas.
“Kepada para pemuda-pemudi Merangin, saya titip pesan: jadilah generasi yang kreatif dan menjaga tradisi, namun tetap membawa kemajuan bagi daerah kita tercinta ini,” katanya.
Selain memberikan arahan terkait pembangunan daerah, atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Merangin, M. Syukur juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh lapisan masyarakat jika terdapat kebijakan atau sikap pemerintah yang kurang berkenan selama ini.
Menutup arahannya, Bupati mengimbau agar para peserta pawai tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban di jalan raya. Ia meminta agar euforia kemenangan tidak lantas membuat masyarakat abai terhadap keamanan diri sendiri maupun orang lain.
Usai sambutan, bupati melepas keberangkatan iring-iringan kendaraan hias yang disambut antusias oleh warga yang memadati sepanjang jalur protokol Kota Bangko. (*)
DAERAH
Monitoring Malam Takbir, Sekda Zulhifni Hadiri Zoom Meeting Bersama Kapolri dan Panglima TNI
DETAIL.ID, Merangin – Mewakili Bupati Merangin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, menghadiri kegiatan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) secara virtual melalui zoom meeting pada malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.
Kegiatan yang berpusat di Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat 2026, Desa Sungai Ulak, Kecamatan Nalo Tantan ini, merupakan bagian dari koordinasi nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri bersama Panglima TNI dari Polda Sumatera Utara.
Dalam pantauan tersebut, Sekda Zulhifni didampingi oleh Kasat Binmas Polres Merangin AKP Karto, Kasi Was Iptu Saipudin, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Merangin.
Berdasarkan laporan di lapangan, situasi menjelang Idul Fitri di Kota Bangko dan wilayah Kabupaten Merangin secara umum terpantau aman dan kondusif.
Arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera, khususnya di titik krusial Desa Sungai Ulak, tercatat ramai namun tetap lancar.
“Alhamdulillah, rangkaian kegiatan malam takbir di Kabupaten Merangin berjalan dengan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri terus kita perkuat untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan nyaman,” ujar Zulhifni.
Guna menjamin keamanan pemudik dan warga lokal, Pemerintah Kabupaten Merangin bersama Polres Merangin telah menyiagakan beberapa titik strategis Pos Pelayanan (Posyan) Ketupat, di antaranya Posyan Kota Bangko, Posyan Sungai Ulak, Posyan Kecamatan Pamenang dan Posyan Kecamatan Tabir.
Di sela-sela kegiatan, Sekda Zulhifni memberikan imbauan khusus bagi para pemudik yang melintasi wilayah Merangin maupun warga Merangin yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.
“Saya berharap kepada masyarakat yang sedang melaksanakan kegiatan mudik agar selalu berhati-hati di jalan. Jangan memaksakan diri jika lelah, tetap jaga kesehatan agar bisa berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.
Hadir dalam pemantauan tersebut sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala BPBD Sahiri, Kadis DKUMPP Andre Fransusman, Kadinkes dr. Irwan, Kadis PUPR Risdiansyah, Kasat Pol PP M. Sayuti, serta perwakilan dari Damkar, Parpora, Perhubungan, dan Kesbangpol. (*)
DAERAH
Modal Rp 35 Juta Jadi Rp 700 Juta, Bupati M. Syukur Dorong Desa Durian Rambun Raih Penghargaan Nasional
DETAIL.ID, Jambi – Prestasi gemilang yang ditunjukkan Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, menuai apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Merangin.
Betapa tidak, lewat pengelolaan dana ketahanan pangan yang efisien sebesar Rp 35 juta, desa Durian Rambun mampu memanen padi ladang dengan nilai ekonomi mencapai Rp 700 juta.
Keberhasilan fantastis ini disampaikan langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur, di hadapan ratusan Kepala Desa dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Merangin.
Menurut Bupati, capaian ini merupakan bukti bahwa kreativitas dalam mengelola anggaran desa dapat memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan warga.
Atas dedikasi tersebut, Desa Durian Rambun kini menjadi satu-satunya desa di Kabupaten Merangin yang dipercaya menerima bantuan dari pemerintah pusat dalam program penyelamatan kelestarian hutan.
Bupati M. Syukur pun menegaskan komitmennya untuk membawa prestasi ini ke tingkat nasional.
“Keberhasilan ini akan segera saya laporkan kepada Menteri Pertanian. Saya ingin Desa Durian Rambun mendapatkan penghargaan resmi dari Kementerian atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional secara mandiri,” ujar M. Syukur dengan nada bangga.
Bupati juga meminta seluruh kepala desa di Merangin menjadikan Durian Rambun sebagai motivasi dan tolak ukur dalam pemanfaatan anggaran desa. Ia menekankan bahwa dana desa tidak hanya sekadar dihabiskan, tetapi harus mampu diputar menjadi motor penggerak ekonomi.
“Yang pemerintah butuh saat ini adalah kreativitas dalam memanfaatkan peluang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Desa Durian Rambun ini adalah contoh yang baik. Potensinya sangat besar, apalagi jika nanti dikolaborasikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi fokus pemerintah,” tuturnya. (*)



