Connect with us
Advertisement

DAERAH

Bupati MFA: Covid-19 Jangan Mematikan Hajat Hidup Orang Banyak

Published

on

DETAIL.ID, Batanghari – Bupati Batanghari, Jambi, Muhammad Fadhil Arief (MFA) secara tegas mengatakan pandemi Covid-19 jangan sampai mematikan hajat hidup orang banyak. Pelaku-pelaku usaha jangan sampai menjerit selama terjadinya wabah corona.

“Kita sudah buat Peraturan Bupati selama PPKM sesuai levelnya, bagaimana hajatan, bagaimana hajat hidup mereka bisa tetap terselenggara dengan tetap selamat,” kata MFA kala menjadi pemateri webinar nasional PB HMI.

Menurut dia pemerintah kabupaten (Pemkab) Batanghari tak bisa menghentikan kegiatan masyarakat, tapi harus bisa mengendalikan supaya ekonomi tetap jalan berdasarkan dari zona-zona desa-desa atau kelurahan yang ada dalam wilayah masing-masing.

Pemkab dulu pernah coba rem habis-habisan penanganan Covid-19 bidang kesehatan pada saat Idulfitri. Habis Idulfitri tidak boleh ada hajatan dan segala macam. Keputusan ini ternyata membuat keadaan pelaku usaha bidang wedding organizer, sound sistem dan pengusaha tenda menjerit.

“Ini salah satu bentuk contoh kecilnya. Kita tidak pernah melakukan pengetatan di Kabupaten Batanghari, tapi bagaimana melakukan pengendalian. Pasar-pasar tetap kita jaga supaya jangan terjadi kerumunan, tapi aktivitas tetap berlangsung,” ujarnya.

Kehidupan selama pandemi Covid-19 harus tetap berjalan. Penanganan diri harus dilakukan, pengendalian harus dilakukan, tapi keadaan ekonomi juga harus lebih baik. Tidak mungkin pemerintah membuat ekonomi menjadi hancur dengan penanganan kesehatan.

“Karena kalau mati karena Covid-19 menyakitkan, tapi lebih menyakitkan kalau matinya kelaparan,” ucap suami Zulva.

Pemkab Batanghari mencoba memberikan stimulan terhadap pelaku UMKM meskipun anggaran tahun ini terbatas. Besaran stimulan berupa uang Rp 2,5 juta per pelaku UMKM. MFA berujar uang tersebut untuk membangkitkan usaha yang kena hantaman keras akibat pandemi pada 2020 dan awak tahun 2021.

“Misalnya orang yang berjualan es tebu, mereka bisa kembali berjualan. Kemudian orang bergerak di kerajinan tangan mulai bisa kembali memulai usahanya dengan stimulan yang kita berikan,” ucapnya.

Tahun depan dirinya coba meningkatkan kemampuan pelaku usaha dengan membuat pelatihan-pelatihan. Sebelum pandemi melanda, dunia sudah berubah. Dari sesuatu offline menjadi online. Tapi dengan pandemi manusia di desak untuk merubah kembali perubahan-perubahan yang lebih cepat.

“Bahwa sesuatu yang menggunakan sarana online harus digunakan ke sarana lainnya. Kebetulan wilayah Kabupaten Batanghari banyak sebagian desa masih blank spot. Ini akan kita coba atasi nantinya,” katanya.

Perubahan adaptasi masa pandemi harus lebih cepat dilakukan, begitu juga dengan tenaga pengajar. MFA bilang bagaimana guru-guru melakukan inovasi agar anak-anak tidak ketinggalan pelajaran.

Ia berujar ada pelajaran dari Tuhan kepada manusia bahwa anak-anak itu mendidiknya adalah tanggung jawab orangtuanya dan dibantu para guru di sekolah-sekolah.

“Tapi sebelum ini terbalik, kita serahkan semuanya kepada guru. Sehingga kadang-kadang tanggung jawab orang tua menjadi kurang. Banyak pelajaran berharga yang kita ambil dari Covid-19 ini,” ucapnya.

Editor: Ardian Faisal

DAERAH

Buka Bersama, Istri Bupati Pasuruan Beri Motivasi pada Ratusan Siswa Sekolah Rakyat

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Pasuruan – Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo berbuka puasa dengan ratusan siswa siswi Sekolah Rakyat di Kabupaten Pasuruan pada Kamis, 26 Februari 2026.

Momen berbuka puasa ini terasa istimewa. Merita Rusdi Sutejo berbaur dengan seluruh pelajar, termasuk salat magrib berjamaah.

“Saya sangat senang sekali karena bisa makan bareng siswa-siswi Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan plus salat magrib berjamaah,” katanya.

Sebelum berbuka puasa, para pelajar diajak memeriksa kesehatan serta gigi dari. Hasilnya sejumlah siswa, ada yang mengeluh karena sakit gigi, ada yang posisi giginya kurang rapi dan berlubang.

Di hadapan para pelajar, Mela Rusdi – sapaan akrab istri Bupati Pasuruan ini — mengajak para pelajar untuk selalu menjaga kesehatan badan serta untuk mbersihkan gigi secara teratur, minimal dengan menyikat gigi sehari dua kali dalam sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

Tak lupa, Mela Rusdi juga meminta agar para siswa senantiasa rajin belajar demi menggapai cita-citanya. “Di tempat ini kita mengasah ilmu serta tata krama untuk persedian makananan sudah kita tata. Ada kamar dan fasilitas lainnya. Tugas para siswa-siswi hanya belajar supaya pintar dan kelak berhasil meraih mimpi,” tuturnya.

Salah satu pelajar, Wardatus Syarifah mengaku dengan kedatangan Ibu Bupati membuat mereka bersemangat. Apalagi bisa diajak buka bersama mengingat selama ini tidak pernah tahu wajah atau sosok Ibu Bupati Pasuruan. (Tina)

Continue Reading

DAERAH

Pemkab Sumenep dan BPJS Kesehatan Bahas Penonaktifan PBI-JK dalam Sosialisasi JKN

DETAIL.ID

Published

on

BPJS Kesehatan Sumenep menggelar Sosialisasi Program JKN, Kamis (26/2/2026). (Foto: DETAIL/Istimewa)

DETAIL.ID, Sumenep – Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumenep, Shandy Eko Budilaksono, mengulas penonaktifan peserta segmen PBI-JK dalam sosialisasi status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Arya Wiraraja, Lantai II Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, agar peserta memahami prosedur verifikasi dan reaktivasi sesuai ketentuan.

Kegiatan ini dihadiri Kabag Kesra Setda Sumenep Kamiluddin, Kepala Dinas Sosial P3A Abd. Rahman Riadi, perwakilan OPD, serta BPS.

Forum tersebut memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga validitas data kepesertaan dan memastikan perlindungan kesehatan berjalan tepat sasaran.

Dalam pemaparannya, Shandy meminta peserta rutin mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi BPJS Kesehatan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa atau dinas sosial jika terjadi perubahan status pada segmen PBI-JK.

“Peserta JKN perlu memastikan status kepesertaannya selalu aktif agar tidak terkendala saat mengakses pelayanan kesehatan, bisa menggunakan kanal layanan non tatap muka seperti Aplikasi Mobile JKN, Care Center 165, dan PANDAWA di 08118165165. Apabila terdapat penonaktifan pada segmen PBI-JK, masyarakat dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa atau dinas sosial setempat untuk proses verifikasi dan reaktivasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Shandy.

Ia juga menyampaikan kolaborasi antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan aparatur desa menjadi faktor krusial dalam mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat.

Validasi dan pembaruan data, menurutnya, harus berlangsung berkesinambungan agar program JKN tetap optimal.

“Kami ingin peserta memahami bahwa menjaga status kepesertaan tetap aktif merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Jika ada kendala administratif, segera laporkan dan urus sesuai prosedur agar saat membutuhkan layanan kesehatan tidak mengalami hambatan,” katanya.

Kepala Bagian Kesra Setda Sumenep Kamiluddin menyebut sosialisasi ini relevan dengan kondisi di lapangan, menyusul adanya penonaktifan kepesertaan PBI-JK di wilayah Sumenep.

“Belakangan ini memang ada penonaktifan kepesertaan PBI-JK, sehingga masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lebih jelas. Melalui sosialisasi ini, kami ingin peserta JKN di Sumenep tidak bingung dan tahu harus berbuat apa ketika status kepesertaannya berubah,” ujar Kamiluddin.

Ia juga mendorong peserta yang hadir untuk meneruskan informasi tersebut kepada masyarakat di wilayah masing-masing agar kesadaran menjaga status kepesertaan tetap aktif semakin kuat.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin masyarakat benar-benar memahami pentingnya rutin cek status kepesertaan JKN, termasuk hak dan kewajibannya. Kami juga mengajak seluruh peserta yang hadir hari ini untuk menyampaikan kembali informasi ini kepada masyarakat di wilayah masing-masing agar kesadaran menjaga status kepesertaan tetap aktif semakin kuat,” tuturnya.

Continue Reading

DAERAH

Safari Ramadan di Tabir Selatan, Bupati M. Syukur Berkomitmen Membangun Infrastruktur

DETAIL.ID

Published

on

DETAIL.ID, Merangin – Bupati Merangin, M. Syukur mengisi rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 H tingkat Kabupaten Merangin di Masjid Arafah, Desa Sungai Sahut, Kecamatan Tabir Selatan, Merangin pada Kamis, 26 Februari 2026.

Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Merangin dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari Kadis Kominfo Ahmad Khoirudin, Kadis PUPR, Kadis BPKAD, Kadis TPH, Dirut PDAM hingga jajaran pimpinan Bank 9 Jambi dan Baznas Merangin.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menyampaikan komitmen membangun infrastruktur meski dalam kondisi efisiensi dan pengurangan anggaran.

“Saya memastikan setiap tahun selama saya menjabat Bupati, Tabir Selatan tetap dapat pengaspalan. Tahun 2026 ini ada juga proyek betonisasi, nyambung dari Sinar Gading keluar. Meskipun belum sepenuhnya, tapi tetap ada progres nyata tahun ini,” ujar M. Syukur.

Bupati juga memaparkan data perbandingan yang menunjukkan peningkatan signifikan pada sektor aksesibilitas. Pada tahun 2025, pembangunan jalan mencapai hampir 18 km, meningkat drastis dibandingkan tahun 2024 yang hanya 8 km.

“Kita lakukan efisiensi anggaran dan kita lakukan skala prioritas. Hasilnya, pembangunan jalan di masa kepemimpinan saya meningkat dua kali lipat lebih dibanding tahun sebelumnya,” tuturnya.

Selain memaparkan program pembangunan, Bupati M. Syukur juga memberikan klarifikasi penting terkait kondisi Bank 9 Jambi guna meredam kekhawatiran masyarakat. Ia menegaskan bahwa stabilitas bank daerah tersebut tetap terjaga meski saat ini sedang dalam pengawasan OJK.

“Bapak dan Ibu jangan khawatir, saya sudah rapat dengan OJK dan para pemegang saham. Dipastikan tidak ada duit nasabah yang hilang. Bank Jambi adalah aset daerah kita, jadi jangan berbondong-bondong mengambil uang karena takut hilang,” ucap Bupati.

Terkait gangguan pada layanan ATM dan e-banking, Bupati menjelaskan hal tersebut dilakukan karena adanya rekomendasi audit forensik dari OJK. Ia juga menjamin bahwa seluruh ASN tetap akan menerima gaji tepat waktu melalui mekanisme pengambilan manual selama proses sistem diperbaiki.

Menutup rangkaian acara, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis untuk mendukung kemaslahatan umat di Desa Sungai Sahut dari CSR Bank 9 Jambi: Rp 5 juta dan bantuan Baznas Kabupaten Merangin: Rp 1,5 juta.

Bupati berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masjid dan masyarakat sekitar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena jadwal Safari Ramadan sempat tertunda beberapa kali demi menyesuaikan agenda bersama Pemerintah Provinsi Jambi. (*)

Continue Reading
Advertisement Seedbacklink

Dilarang menyalin atau mengambil artikel dan property pada situs